Rahmat Ilahi



Tiap hari ia lalui
Berkelana seorang diri
Tuk mencari sesuap nasi
Walau belum pasti

Namun ia terus berjalan
Tak tau kapan ia makan
Begitulah oh gelandangan
Berkesedihan
Slalu di dalam kesedihan

Bila malam tiba...
Dia merasakan tersiksa
Terlihatlah oh genangan air mata

Bila malam tiba...
Dia merasakan putus asa
Itulah cerita nyata di dunia

Ho..ho..ho..ho..
Ho..ho..ho..ho..

Haruskah ini terus terjadi
Liku hidup tiada pasti
Nasibmu wahai gelandangan
Penuh kesedihan
Penuh di dalam kesedihan

[Interlude]

Bila malam tiba...
Dia merasakan tersiksa
Terlihatlah oh genangan air mata

Bila malam tiba...
Dia merasakan putus asa
Itulah cerita nyata di dunia

Ho..ho..ho..ho..
Ho..ho..ho..ho..

Haruskah ini terus terjadi
Liku hidup tiada pasti
Nasibmu wahai gelandangan
Penuh kesedihan
Penuh di dalam kesedihan

[Reff]

Bila malam tiba...
Dia merasakan tersiksa
Terlihatlah oh genangan air mata

Bila malam tiba...
Dia merasakan putus asa
Itulah cerita nyata di dunia

Ho..ho..ho..ho..
Ho..ho..ho..ho..

Haruskah ini terus terjadi
Liku hidup tiada pasti
Nasibmu wahai gelandangan
Penuh kesedihan
Penuh di dalam kesedihan